Category Archives: SPORT AND OTOMOTIF

Kandangkan Thailand, Timnas Sempurna

VIVAnews – Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa 7 desember 2010 bergemuruh. Bukan karena kilat yang menyertai hujan. Melainkan karena teriakan, hentakan, tiupan terompet setelah striker Indonesia Bambang Pamungkas menciptakan gol kedua dari titik penalti ke jala Thailand.

Gol itu menjadi penentu kemenangan 2-1 Indonesia atas Thailand di penyisihan Grup A Piala AFF 2010. Dua gol tim Merah Putih diborong Bepe -sapaan Bambang- dan keduanya dari titik penalti. Penalti pertama terjadi setelah bek Thailand, Suttinun Phukhom menjatuhkan Cristian Gonzales di kotak penalti. Continue reading

Advertisements

ROSSI KE DUCATI, MOTO GP MAKIN BERGAIRAH

MOTORCYCLESNEWS

Supremo MotoGP Carmelo Ezpeleta (kanan) dan Valentino Rossi.

KOMPAS.comSupremo MotoGP, Carmelo Ezpeleta, mengaku lega dan sangat senang ketika tahu bahwa Valentino Rossi menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan tim Ducati. Pasalnya, keputusan “The Doctor” itu membuat MotoGP musim depan bakal semakin seru dan menarik untuk disaksikan.

Tak bisa dimungkiri, Rossi menjadi daya tarik terbesar di ajang MotoGP. Tak heran jika arena adu kecepatan “kuda besi” ini menarik perhatian dunia sehingga jumlah penonton yang menyaksikan langsung di sirkuit sangat banyak, begitu juga dengan pemirsa televisi.

Hal ini akan lebih menarik ketika musim depan Rossi memperkuat tim Ducati, yang bakal jadi pengalaman pertamanya di MotoGP. Inilah yang membuat Dorna selaku pemegang hak siar MotoGP sangat senang karena pasti jutaan penggemar olahraga ini ingin menyaksikan kolaborasi dua ikon Italia tersebut.

“Pertama sekali, berita terbaik adalah Valentino akan tetap di MotoGP selama dua tahun ke depan. Kedua, dengan Ducati, ini akan menjadi tantangan baru baginya, dan sebuah tantangan baru untuk Ducati.”

“Tantangan baru selalu menciptakan ekspektasi dan daya tarik yang besar. Jadi, itu merupakan berita bagus untuk olahraga kami dan kami harus mengatakan terima kasih kepada Valentino dan Ducati.”


Barca Takluk Dengan Inter

Sepuluh Pemain Inter Singkirkan Barca
AFP/LLUIS GENE
Pemain Inter Milan, Thiago Motta (tengah), berusaha mengganggu gerakan striker Barcelona, Lionel Messi, pada duel leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (28/4/2010).
Artikel Terkait:

Kamis, 29/4/2010 | 03:37 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Sepuluh pemain Inter Milan bertahan total dan akhirnya lolos ke final Liga Champions meski kalah tipis 0-1 dari Barcelona pada leg kedua babak semifinal. Inter menang dengan agregat 3-2 dan akan berhadapan dengan Bayern Muenchen di partai puncak 22 Mei mendatang.

Pada laga di Stadion Camp Nou, Rabu (28/4/2010) itu, Pelatih Inter Jose Mourinho membuat perubahan unik dalam skuadnya. Striker Goran Pandev tidak dimainkan dan digantikan bek Christian Chivu serta dibantu gelandang Wesley Sneijder di sayap kiri.

Menghadapi permainan bertahan dari Inter, Barca justru memilih bermain hati-hati di menit awal. Esteban Cambiasso dan Thiago Motta menjadi tokoh perusak permainan Barca sebelum Messi dan kawan-kawan merangsek ke kotak penalti.

Tindakan Motta itu akhirnya berujung kartu merah. Pada menit ke-28, gerakan tangannya mengenai wajah Sergio Busquets. Wasit menghadiahinya dengan kartu kuning kedua. Merasa kesal, Motta mencengkeram leher Busquets sebelum ia meninggalkan lapangan.

Setelah unggul jumlah pemain, Barca langsung menaikkan tensi permainan. Messi mendapat peluang pertamanya pada menit ke-32. Namun, tendangan melengkungnya ditepis Cesar dan keluar arena permainan.

Peluang Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-39 pun berakhir nihil. Tendangan jarak dekatnya membentur kaki Walter Samuel. Skor 0-0 tak berubah hingga jeda.

Blaugrana masih kesulitan mencari celah untuk menyerang di paruh kedua. Kali ini Ibrahimovic mulai sering mendapatkan bola di kotak penalti. Akan tetapi, kesigapan Lucio dan Cesar menumpulkan ketajaman striker Swedia itu.

Karena kurang pemain, Mourinho terpaksa menempatkan Wesley Sneijder dan Diego Milito di depan. Samuel Eto’o ditarik ke belakang menggantikan Chivu yang bergeser mengisi posisi Motta.

Sampai menit ke-75, Barca benar-benar mengurung Inter. Statistik UEFA menunjukkan 73 persen alur bola dikuasai oleh Xavi Hernandez dan kawan-kawan. Namun, tampak jelas pula bahwa Inter selalu dominan di sepertiga lapangan mereka.

Pada menit ke-82, Bojan Krkic mendapat kesempatan paling menguntungkan ketika ia menerima umpan jarak jauh dari kiri. Apes bagi Bojan, sundulannya jatuh ke samping gawang.

Dua menit kemudian, Gerard Pique berhasil membawa Barca unggul. Lepas dari jebakan off-side, mantan bek tengah Manchester United itu mengelabui Ivan Cordoba sebelum melepas tendangan ke gawang yang telah ditinggalkan Cesar.

Xavi hampir meloloskan Barca ke final ketika tendangan kerasnya pada menit ke-87 meluncur deras ke arah Cesar. Hal yang sama terjadi dengan sepakan Messi beberapa detik kemudian. Bojan sebetulnya sempat menggetarkan jala Inter pada injury time, tetapi gol dianulir karena sebelumnya bola menyentuh tangan Keita.

Susunan pemain;
Barcelona: Valdes; Keita, G Milito (Maxwell 46), Pique, Alves; Busquets (Jeffren 63), Toure, Xavi; Ibrahimovic (Bojan 63), Messi, Pedro.

Inter Milan: Cesar; Zanetti, Samuel, Lucio, Maicon; Chivu, Motta, Cambiasso; Sneijder (Muntari 66), Eto’o (Mariga 86), Milito (Cordoba 81).


STONER START TERDEPAN, DUO YAMAHA MEMBAYANG DI BELAKANG

Casey Stoner tampil sebagai yang tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Qatar, Sabtu (9/4/2010) atau Minggu dini hari. Pebalap Australia itu mencatat waktu tercepat 1 menit 55,007 detik dan berhak menduduki posisi start terdepan pada seri pembuka rangkaian MotoGP 2010 di Sirkuit Losail.

Tampil dengan menunggang Ducati Desmisedici GP10, Stoner tercatat beberapa kali mampu mempertajam waktu terbaiknya. Dengan hasil ini, peluang Stoner untuk mempertahankan kemenangan yang dibuat tahun lalu terbuka.

Di samping Stoner berdiri Valentino Rossi. Sang juara dunia ini tampil dengan Yamaha YZ-M1. Ia kalah kalah cepat 0,422 detik Stoner. Posisi ini cukup bagi The Doctor,  julukan Rossi, untuk memberi perlawanan terhadap Stoner.

Masih baris terdepan start, posisi ketiga ditempati rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo. Itu bukan hasil yang jelek mengingat pebalap Spanyol ini tampil dengan kondisi tangan yang belum sembuh betul. Harapannya, dapat finis ketiga pada seri pembuka ini merupakan hasil yang sempurna.

Jalannya kualifikasi
Saat kualifikasi dimulai, pebalap Marco Simoncelli tampaknya sudah harus masuk pit lagi. Andalan tim Grasini ini besok butuh mesin baru.

Baru jalan empat menit, Stoner sudah melesat tercepat 1:55,201. Lebih cepat 0,300 detik dari sesi latihasn terakhirnya yang mengantarnya sebagai yang tercepat dengan 1:55,501 detik.

Rossi membuka peluang dan memberi sinyal bahwa dirinya punya ambisi untuk memenangi MotoGP Qatar. Ia berhasil mempertajam waktu Stoner pada menit ke-25 menjadi 1 menit 55,478 detik.

Ketika kualifikasi memasuki setengah jalan, calon posisi start terdepan masih di tangan The Doctor. Ia dibayangi Stoner, Dani Pedrosa, dan Loris Capirossi.

Namun, selang dua menit kemudian, Stoner dengan Ducati Desmosedici GP10 berhasil mempertajam waktu Rossi menjadi 1:55,278 detik. Itu pun masih diperbaikinya lagi satu lap kemudian dengan lebih cepat 0,254 detik.

Kejutan besar sempat dibuat Colin Edwards. Pebalap andalan tim Yamaha Tech 3 itu melesat di urutan ketiga dengan waktu terbaiknya 1:56,052 detik. Hasil yang menggembirakan bahwa pebalap asal Texas ini dapat memperbaiki penampilannya saat sesi latihan terakhir yang berada di urutan ke-10.

Sayang, posisi ketiga hanya bertahan dua menit karena pebalap tim satelit Honda, Rendy de Puniet, menggesernya dengan 1:56,052 detik. Adapun yang tercepat masih milik Stoner, diikuti Rossi.

Jelang menit-menit terakhir, para pebalap berusaha memperbaiki catatan waktunya agar bisa start dengan posisi terbaik. Pedrosa termasuk yang berhasil melompatkan posisinya berada di urutan ketiga dari keenam dengan waktu terbaiknya 1:55,612 detik.

Hasil kualifikasi
1. Casey Stoner                   Ducati                        1m55.007s
2. Valentino Rossi               Yamaha                      1m55.362s + 0.355s
3. Jorge Lorenzo                 Yamaha                      1m55.520s + 0.513s
4. Randy de Puniet             LCR Honda                1m55.831s + 0.824s
5. Loris Capirossi                Suzuki                        1m55.899s + 0.892s
6. Andrea Dovizioso           Honda                        1m55.963s + 0.956s
7. Dani Pedrosa                  Honda                         1m55.990s + 0.983s
8. Colin Edwards                 Tech 3 Yamaha          1m56.005s + 0.998s
9. Nicky Hayden                   Ducati                        1m56.163s + 1.156s
10. Hiroshi Aoyama             Interwetten Honda      1m56.227s + 1.220s
11. Ben Spies                       Tech 3 Yamaha          1m56.271s + 1.264s
12. Mika Kallio                    Pramac Ducati           1m56.283s + 1.276s
13. Alvaro Bautista              Suzuki                        1m56.450s + 1.443s
14. Aleix Espargaro             Pramac Ducati            1m56.652s + 1.645s
15. Marco Simoncelli          Gresini Honda            1m56.957s + 1.950s
16. Hector Barbera               Aspar Ducati             1m57.130s + 2.123s
17. Marco Melandri             Gresini Honda            1m57.325s + 2.318s


ROSSI OPTIMIS BISA IMBANGI STONER

Valentino Rossi optimistis menghadapi seri perdana MotoGP 2010 di Qatar, Minggu (11/4/10) malam atau Senin (12/4/10) dini hari WIB. “The Doctor” yang akan start dari posisi dua, merasa dirinya bisa mengimbangi pebalap Ducati Casey Stoner, yang sejak 2007 merajai Sirkuit Losail.

Pada balapan yang akan berlangsung malam hari ini, Rossi start dari urutan dua. Pebalap Fiat Yamaha ini gagal mengalahkan Stoner, yang tampil impresif dalam sesi kualifikasi pada Sabtu malam, dengan catatan waktu 1 menit 55,007 detik, unggul 0,355 detik dari Rossi.

Meskipun Stoner dan Ducati sangat bersahabat dengan Losail, Rossi tak peduli. Performa motornya yang bagus sepanjang tes pra-musim serta raihannya di kualifikasi ini membuat pebalap berusia 31 tahun tersebut yakin bisa menjadi pesaing terberat Stoner saat balapan.

“Saat latihan terakhir, dengan ban yang lebih keras dan pengesetan balapan, saya sangat cepat,” ungkap Rossi.

“Tentu saja, besok akan sulit untuk bersaing dengan Casey, tetapi kami tidak akan jauh darinya. Karena itu, berada di posisi kedua sudah cukup bagus untuk mengawali balapan nanti.

“Memang, dengan ban lunak saya tidak bisa melakukan perubahan yang cukup untuk meraih pole position, karena ban belakang terlalu mudah bergeser. Karena itu, kami mengalami sedikit kesulitan dari apa yang diharapkan.

“Meskipun demikian, semuanya baik-baik saja karena posisi kedua juga bagus. Besok, kami akan berusaha untuk memperbaiki pengesetan motor dan kami akan berusaha bersaing dengannya.”

Tentu saja, besok akan sulit untuk bersaing dengan Casey, tetapi kami tidak akan jauh darinya. Karena itu, berada di posisi kedua sudah cukup bagus untuk mengawali balapan nanti
Valentino Rossi

<!–/ halaman berikutnya–>