Hanan Razak, Plt. Sekprov

Plt. Sekda Provinsi Lampung.(Lampung Post)

BANDAR LAMPUNG (LampostOnline): Untuk kelima kalinya pada 2010, Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. melakukan mutasi 23 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Lampung.

Selasa (5-10), 9 pejabat eselon II dan 14 pejabat eselon III di lingkungan Pemprov dimutasi ke tempat kerja baru dengan Surat Keputusan Gubernur nomor 821.21/4878/II.09/2010 untuk eselon II dan 821.22/4886/II.09/2010 untuk eselon III.

Di waktu yang sama, Wakil Gubernur Lampung Joko Umar Said juga menyerahkan surat perintah tugas kepada Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Hanan A. Razak yang kemarin secara resmi juga menjabat sebagai pelaksana tugas (plt.) sekretaris provinsi (sekprov) Lampung menggantikan Irham Djafar Lan Putra.

Mutasi tersebut merupakan mutasi pejabat eselon II yang kelima di tahun 2010. Sebelumnya mutasi dilakukan pada 20 Agustus 2010 pada 7 pejabat eselon II, 28 Juli 2010 (20 pejabat), 13 Februari 2010 (56 pejabat), dan 4 Januari 2010 (7 pejabat).

Dalam daftar nama pejabat eselon II yang dilantik kemarin terdapat nama Havazo Pian yang sebelumnya ditugaskan Gubernur sebagai direktur utama Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) tapi dibatalkan karena menuai kontroversi.

Havazo yang memiliki gelar sebagai dokter hewan itu akhirnya ditempatkan pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung. Kepala Dinas Kelautan dan Perkebunan sebelumnya, yakni Hermansyah M.U.R.P., digeser Gubernur menjadi staf ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Sementara itu, mantan Penjabat Bupati Pesawaran Untung Subroto akhirnya ditarik kembali ke Pemprov Lampung. Untung ditempatkan sebagai kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Provinsi Lampung.

Posisi ini sebelumnya masih kosong karena beberapa waktu lalu I Made Suwetja ditugaskan Gubernur menjadi kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Provinsi Lampung.

Penyegaran

Sedangkan salah satu pejabat eselon III yang dimutasi kemarin, yakni Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung Heriyansyah. Heriyansyah ditempatkan sebagai kepala Bagian Pertanahan Biro Tata Pemerintahan dan Umum Sekprov Lampung. Posisi Heri sebagai kepala Bidang Humas digantikan Yurnalis.

Joko Umar Said menyatakan mutasi kemarin merupakan upaya penyegaran organisasi di tubuh Pemprov Lampung dengan harapan pejabat yang kini menempati posisinya yang baru bisa membawa perubahan di tubuh SKPD ke arah yang lebih baik lagi.

Mutasi ini pun, menurut Joko, kemungkinan akan dilakukan kembali dalam waktu dekat mengingat ada beberapa pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun, seperti Asisten I Bidang Pemerintahan Sekprov Helmy Arsyad, Kepala BPLHD M. Abadi, dan lainnya.

“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan. Siap tidak siap, pejabat yang dilantik harus mampu menjalankan tugasnya di tempat yang baru,” kata Joko kemarin.

Wagub juga berpesan kepada Plt. Sekprov Hanan A. Razak untuk menjalankan empat tugas utamanya, yakni menyusun kebijakan, mengoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan di berbagai bidang, menyelenggarakan pembinaan administrasi dan aparatur pemerintahan daerah, menyelenggarakan pelayanan administrasi kepada perangkat daerah, serta melaksanakan tugas Gubernur yang berkaitan dengan jabatan Sekprov.

“Sekprov merupakan panglima para PNS. Jadi harus mampu mengurus segala persoalan yang berkaitan dengan pemerintahan,” kata Joko. (MG3/K-1/L-1)

About Ervan Heppyda


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: